Nilai - Nilai Dasar Perjuangan HMI ( kedudukan )

Sebagai mana namanya, NDP (Nilai - Nilai Dasar Perjuangan HMI) merupakan sebuah dasar yang dijadikan sebagai landasan kader HMI dalam melaksanakan perjuangannya. NDP bagi HMI merupakan sebuah filsafat sosial dalam melakukan perubahan sesuai tujuan HMI.  Filsafat sosial berarti bahwa di dalam NDP itulah pandangan HMI tentang sosial berada. Sehingga NDP menempati posisi yang sangat penting dalam menentukan alur pergerakan HMI. Oleh karena perannya bagi HMI cukup vital, NDP kemudian dijadikan sebagai materi wajib dalam kegiatan LK1 ( Latihan Kader 1 ).
Bukan hanya peran yang membuat NDP sangat penting di Organisasi mahasiswa Islam tertua itu, namun juga kedudukannya dalalm konstitusi membuat NDP menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan HMI. Bahkan dalam beberapa oknum lebih suka menyebut bahwa ruh pergerakan HMI adalah NDP-nya sehingga ketika seorang kader tidak tuntas dalam proses penyerapan NDP maka beum layaklah dia disebut kader. Hal ini menunjukkan bahwa seberapa pentingnya NDP bagi organisasi ini. Adapun kedudukan NDP dalam HMI adalah :

1. Landasan Teologis

Bagi HMI, Islam merupakan asas yang mendasari keberlangsungan dari organisasi ini. tetapi karena kemajmukan islam, maka proses untuk menjadikan islam sebagai asas ini akan kembali menjadi permasalahan baik dalam proses menentukan arah gerakan organisasi ataupun doktrin kepercayaan yang dikembangkan kedepannya. Perbedaan dari tiap aliran itu sebenarnya terdapat pada syariat ( tata cara dalam beribadah atau mencari ridha allah) sedadngkan dalam hal teologinya masih sama. Tetapi dalam kenyataan yang terjadi dimasyarakat, permasalahan syariatlah yang sering dipermasalahkan dan menjadi perdebatan diantara aliran yang ada. Untuk menghindari perdebatan dan permasalahan yang sama dalam islam, maka NDP hanya membahas tentang teologi dalam islam yang notabenenya sama bagi tiap aliran. 
Oleh karena NDP hanya membahas tentang masalah teologi Islam, maka NDP ini menjadi dasar teologi dari HMI. Maksudnya, NDP disini menjadi tafsir dari teologi islam versi HMI. Dalam NDP, teologi islam tidak sedikitpun dirubah tetapi cendrung dijabarkan lebih jauh agar teologi islam ini dapat dijadikan dasar oleh kader HMI dalam setiap prilakunya. Selain itu, Dalam NDP HMI teologi islam dibahas secara detail dengan harapan agar para kadernya dapat mengamalkan dan menyerapi isi yang terkandung di dalamnya.
Akibat keberadaan NDP, HMI memenag dianggap sebagai sebuah aliran baru dalam islam. Bahkan dalam sebuah buku yang pernah saya baca (saya lupa apa judulnya), di sana di sebutkan bahwa HMI adalah sebuah aliran dengan para tokoh-tokohnya sebagai pencetus berdirinya aliran ini. Padahal dalam prakteknya, NDP HMI bukanlah sebuah ajaran yang baru dalam islam namun sebuah usaha untuk memunculkan ajaran-ajaran islam yang terlupakan dan meskipun masih tetap di ajarkan dalam islam. Banyaknya kader yang berasal dari berbagai aliran yang bahkan mereka terkadang menjadi tokoh di alirannya masing-masing membuktikan bahwa NDP HMI maupun HMI sendiri bukanlah sebuah aliran yang berbeda dengan aliran-aliran lain yang ada di indonesia. Dia merupakan bagian dari sistem yang ada dalam aliran-aliran islam yang tidak burasaha memisahkan atau membuat sebuah aliran baru dalam islam indonesia.

2. Landasan Ideologi
Sebagaimana sebuah Organisasi pergerakan lain, HMI haruslah memiliki sebuah Landasan Ideologi yang nantinya dapat dijadikan pandangan oleh kader-kadernya dalam upayanya mencapai tujuan organisasi. Oleh sebab itulah NDP dirumuskan sebagai landasan ideologinya. Oleh karena NDP menjadi landasan ideologi dari HMI, maka NDP haruslah sesuai dengan dan sejalan dengan Ideologi bangsa yaitu pancasila. Dalam hal ini NDP memang sengaja dirancang dan diambil dari aliran-aliran islam Indonesia yang pastinya sesuai dengan ideologi bangsa. 
Islam indonesia memang belakangan semakin terkucilkan oleh kemajuan zaman. Islam ala indonesia yang sebelumnya menjadi motor penggerak kemerdekaan indonesia di daerah-derah belakangan semakin terkikis oleh aliran Islam yang berasal dari timur tengah maupun eropa. Nampaknya hal inilah yang menyebabkan banyaknya konflik yang terjadi di intern umat islam. Hal ini disebabkan karena jenis ajaran yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia. Oleh karena itulah HMI dengan NDPnya berusaha untuk menjaga dan melestarikan ajaran-ajaran islam tradisional yang semakin terkucilkan. Bahkan dalam beberapa poin yang ada dalam NDP HMI, terdapat beberapa nilai yang secara khusus di gali dari islam tradisional ala indonesia. Nilai-nilai ini tidak langsung diambil mentah namun dikolerasikan dengan Misi ke indonesiaan dan misi keumatan yang nantinya menjadi misi tiap kader HMI. Adapun misi dari kader HMI adalah menjadi kader umat dan kader bangsa.
Karena peran NDP sebagai Ideologi HMI, maka dalam NDP sendiri terdapat komponen - komponen yang dapat digunakan sebagai Ideologi HMI. Agar sebuah ide atau pemikiran dapat menjadi sebuah ideologi maka pemikiran haruslah memiliki pandangan tersendiri yang berfungsi sebagai dasar pemikiran, kerangka berpikir dan kemudian terdapat juga pandangan tentang sosial. Oleh sebab itulah, dalam HMI sendiri ketiga unsur ini sehingga NDP HMI layak disebut sebagai ideologi dari HMI.

3. Sosiologis
Kedudukan NDP sebagai pandangan sosiologis HMI ini terdapat dalam proses perancangan progam kerja nasional. Progam kerja HMI haruslah sesuai dengan pandangan NDP tentang masyarakat. Hal ini tak lain dikarenakan kedudukan NDP sebagai Landasan Ideologi HMI. Oleh karena itu, maka dalam proses implementasi NDP sebagai ideologi maka NDP harus dapat direalisasikan lewat progam kerja. Meskipun sebenarnya proses kaderasasi HMI tidak sebatas hanya apa yang terdapat dalam progam kerja. NDP sebagai pandangan sosiologis HMI, merupakan titik akhir dari perjuangan kader HMI.


Karya lain saya tentang NDP HMI

1. Dasar - dasar kepercayaan
2. Ikhtiar dan Takdir
3. Pengertian dasar-dasar kemanusiaan
4. Sejarah perumusan NDP
5. Pengantar NDP HMI dari saya